Puisi
[Sastra Kota] Sajak-sajak Aditya Putra Pidada
(Foto: Dokumentasi Pribadi) MATAHARI, GERHANA DAN SEKUNTUM BUNGA Di suatu hari Me…

(Foto: Dokumentasi Pribadi) MATAHARI, GERHANA DAN SEKUNTUM BUNGA Di suatu hari Mereka berjumpa tanpa bicara Pada taman dan angkasa Tak kuasa menyapa, saling kagumi Bercakap tanpa suara Dari sinar dan kelopak-kelopak dedaunan Di kala senja …

(Foto: Dokumentasi Dinas Kebudayaan Provinsi Bali ) [Dibacakan pada Festival Bali Jani, 28 Oktober 2021] Lagu untuk Ibu Jika engkau selalu berdendang tentang kepalsuan dunia, aku pernah ingin mati tinggalkan semua kenangan tentang diri Mimpi buruk hantui malam, w…

(Foto: Dokumentasi Pribadi) MATAHARI, GERHANA DAN SEKUNTUM BUNGA Di suatu hari Me…